
Senja di Taman Suropati
Dyah Widiastuti menyebut taman ini sebagai “the best park in Jakarta”. Saya sependapat dengannya.
Taman ini teduh dengan pohon-pohon yang rindang. Ada dua pagupon di taman ini.
Orang-orang Bappenas menggunakan jalan di sekeliling taman ini sebagai tempat parkir mobil. Maklum, lahan parkir Bappenas terbatas.
Bagi keluarga yang ingin cari hiburan murah meriah, taman ini tempatnya. Anak-anak kecil bisa berlarian di rumput atau bermain air mancur, sedangkan orang tuanya bisa duduk-duduk sambil bercengkrama, makan bakwan Malang, atau minum kopi seharga dua ribu rupiah yang dijajakan oleh pria-pria bersepeda dengan termos bersamanya.
Bagi pencinta olahraga, ada jogging track mengitari taman ini. Lumayan kalau mau cari keringat, atau sekedar jalan-jalan supaya badan tak kaku.
Kalau mau suasana sedikit berbeda, datanglah saat akhir pekan. Ada banyak orang asyik dengan alat musiknya, mulai gitar sampai biola.
****
Hari ini saya bertemu dengan senja di Taman Suropati, sambil mempererat perkenalan saya dengan si abu-abu nan mungil.
Kali ini, saya dan si abu-abu nan mungil berupaya terus mengenang senja di Taman Suropati dalam memory card kami masing-masing…
-Juni 2009-

Dyah Widyastuti sudah pernah ke taman mana saja di jakarta? Hihihihi *ngumpet di kubikel*
Tenang Mya, Dyah Widiastuti akan segera menjawb pertanyaanmu..hehehe
@Mya: hahaha, koreksi, sebenarnya aku tidak bilang “Taman Suropati is the best park in Jakarta”, tapi, aku bilang: “Taman Suropati is the best PLACE in Jakarta.” hahaha, luwih ekstrim rak? jelas, ada berbagai aspek di belakang statement ini:
- taman di jakarta dikit, dan sebagian besar yang terkenal aku sudah tau (situ lembang, menteng dan yang di daerah blok M kalo tidak salah), dan di antara semunya, Tamsur tetap yang paling hijau dan rindang…itu kriteria utama taman terbaik…hehehe,…kebetulan aku dulu nonton Metro 10 – Taman terbaik di jakarta kalo ngga salah…dan tamannya yo mung kuwi-kuwi wae…hahahaha
- aspek historis dan nostalgik. Tempat ini adalah resort ku ketika pertama kali menjadi perantau, dan telah menjadi salah satu alasan kenapa aku mantap melanjutkan rangkaian tes CPNS itu…ahahaha….
- aspek komparatif dengan taman-taman di luar negeri…dibandingke dengan taman di Tokyo misalnya, dari segi luas jelas kalah, namun dari segi gede pohonnya ,,,hahaha,,,,Tamsur bersaing lah …*bandingke dengan inokashira koen atau nogawa koen….
- dari segala jenis ruang publik di jakarta, taman adalah jenis terfavorit,…i don’t really like shopping malls dan segala kumpulannya…hihi…pancen ndeso je…:D
whaaaaaa…hayo coba, taman mana yang lebih mantap dibandingkan tamsur di jakarta?
Mati aku ditantang balik gini
) *ngakak guling-guling*
Baiklah. Kalo buatku, yang paling sedap itu taman ismail marzuki
Koreksi dari Wie diterima, the best “Place”, bukan “Park”. Mantab tenan
Mya, ditodong balik oleh nona IP 3,98 tuh. Ayo jawab!
)